Garasi Modifikasi – Halo sodara. Setelah minggu lalu membahas motor listrik, kali ini yang dibahas adalah tentang kelistrikan yaitu Pentingnya Volt Monitor di Kiprok Tiger. Seperti biasa sodara, simak dulu beberapa penampakan berikut ini :

 

Sebenarnya sudah banyak yang tahu tentang Volt Monitor di Kiprok Tiger. Karena banyak sobat blog yang bertanya tentang soket nomer 2, jadi akhirnya dibahas lebih dalam pada artikel ini. Volt Monitor di Kiprok Tiger berada pada soket nomer 2 pada gambar di atas. Menjadi penting apabila sodara ingin melakukan modifikasi fullwave menggunakan kiprok Tiger.

Apa fungsi Volt Monitor di Kiprok Tiger ?

Sesuai namanya sodara, jadi fungsinya adalah untuk memonitor volt atau tegangan yang masuk dari spul menuju aki dan mengatur besaran output spul. Singkatnya agar tegangan tetap di bawah 15 volt meskipun di gas-pol sodara. Selama tegangan tidak lebih dari 15 volt maka semua perangkat elektronik akan aman dan berfungsi normal.

Efek yang muncul apabila Volt Monitor di Kiprok Tiger tidak berfungsi ?

Sebenarnya sudah jelas sodara. Apabila volt monitor di kiprok Tiger tidak berfungsi maka tegangan yang masuk ke perangkat bisa lebih dari 15 volt. Maka ini bisa menyebabkan aki overcharged. Tidak hanya aki yang rusak tetapi dapat merusak semua perangkat elektronik yang ada di dalam motor tersebut, termasuk kiproknya sendiri.

Bagaimana Volt Monitor di Kiprok Tiger ini berjalan ?

Banyak pertanyaan yang masuk ke meja redaksi dari sobat blog. Soket nomer 2 di kiprok Tiger tersebut disambung menggunakan kabel baru (berwarna coklat) menuju kabel output kontak. Kabel output kontak tersebut biasanya berwarna merah garis hitam. Pastikan kabelnya bagus sehingga tahan panas agar aman.

Kabel output kontak tersebut adalah jalur positif dari aki. Arus baru mengalir setelah kontak dalam kondisi on. Ketika dalam kontak dalam kondisi off, maka kiprok Tiger akan berhenti bekerja. Banyak juga yang bertanya bagaimana kalo di-jumper dengan soket nomor 1. Sodara kalo di-jumper maka kiprok terus bekerja sehingga bisa memperpendek umur kiprok.

Ketika sodara sudah melakukan modifikasi fullwave menggunakan kiprok Tiger dan muncul permasalah tegangan di voltmeter lebih dari 15 volt maka yang harus dilakukan pertama adalah tenang sodara, jangan terburu bahwa kiproknya jebol. Benar, kemungkinan lainnya adalah ada masalah dengan Volt Monitor di Kiprok Tiger ini.

Baca juga: Pentingnya Voltmeter Dalam Kelistrikan Fullwave

Periksa dahulu sambungan soket nomer 2 ke output kontak, apakah kabel putus tengah atau ada masalah lain. Kalo tidak ada masalah, periksa sekun dan pin di soket kiprok Tiger. Apabila ada jamur, silahkan dibersihkan sodara. Apabila sudah benar semua tetapi tegangan masih lebih dari 15 volt, coba ganti kiprok Tiger sodara dengan yang baru (bisa juga pinjam milik teman). Kalo sudah diganti dan tegangan normal maka kiprok Tiger sodara yang lama dipastikan jebol alias rusak.

Satu hal yang paling penting sodara, pastikan sodara dalam melakukan modifikasi fullwave memakai spul original. Tidak disarankan menggunakan spul yang sudah digulung ulang. Karena menggunakan spul yang sudah digulung ulang banyak ditemui permasalahan setelah modifikasi fullwave. Jadi informasi ini akan efektif dan berguna bagi sodara yang menggunakan spul original motor.

Baca juga: Modifikasi Fullwave: Spul Harus Ori Pabrikan

Bagaimana sodara sudah paham pentingnya Volt Monitor di Kiprok Tiger. Apabila sodara berdomisili di Surabaya dan ingin melakukan modifikasi fullwave pada motor kesayangan sodara bisa ke Ron’s Project. Bisa panjang buntutnya sodara kalo yang mengerjakan tidak paham kelistrikan.

Sekian dulu update kali ini tentang Pentingnya Volt Monitor di Kiprok Tiger. Kunjungi Blog Garasi Modifikasi untuk update terbaru tentang modifikasi motor. Tetap minum kopi biar tetap semangat, terima kasih, dan semoga bermanfaat.